Kamis, 18 Juni 2015

Filosofi Pesawat







Jika banyak orang menyukai perjalanan dengan menggunakan kereta api, 
sejujurnya, saya tidak tau bagaimana rasanya melakukan perjalanan lebih dari lima belas menit dengan kereta api. 

kecuali, melakukan satu perjalanan dengan KRL alias kereta api listrik, itupun dari satu terminal ke paling banyak 4 terminal selanjutnya. 
dan, itu tak akan terjadi jika saya tidak sedang liputan di KRL. 

dan, 

inilah moda transportasi yang paling saya suka. 
setelah naik motor bersama dengan kamu, tentunya. 

ya, pesawat terbang. 

Pesawat terbang, dari kecil saya ingin naik pesawat. Inilah kedaraan impian yang sejak kecil, ketika pesawat lewat di atas rumah, saya selalu melongok ke atas. it sounds like saya lihat ke atas, ke tempat dimana mungkin ada mimpi yang saya gantungkan disana, untuk saya raih. 

Pertalian saya dengan pesawat mungkin dimulai dari Papa saya yang menggantungkan harapannya dari perusahaan pembuat pesawat terbang tempatnya bekerja. Papa memang bekerja dibidang aerospace, dan waktu itu, ibu juga pernah bekerja disana. Sedari kecil, saya cuma bersemangat ketika melihat foto-foto beliau berdua berada bersama pesawat. Saya suatu saat, ingin naik pesawat. 

dan, taaadaa

Biarpun papa bekerja di perusahaan pesawat terbang, tapi hingga akhirnya saya bekerja di media, barulah saya bisa merasakan naik pesawat. Percaya atau tidak, kebiasaan melihat pesawat yang sedang lewat masih terus terjadi hingga saya besar, dan alhamdulillah, saya bisa merasakannya sekarang. 

it always feel like 'first time'. selalu, meskipun sudah delapan kali naik pesawat, rasanya selalu sama. Seperti pertama kalinya naik pesawat!. 
mungkin saya sudah tidak norak lagi berada di dalam bandara, tapi, setiap kali melihat pesawat, dan berada di pesawat, saya selalu norak. ada rasa memiliki dan keterkaitan, seperti sedang bersama mimpi. it was amazing, selalu. 

Saya selalu suka pesawat. 
pesawat membawa kita ke tempat tujuan, meskipun itu jauh. meskipun terhalang gunung serta terpisahkan oleh daratan dan samudera. 
pesawat membawa kita naik tinggi ke atas langit, dimana cita-cita digapai setinggi langit. 
pesawat membawa kita terbang, dan membebaskan pandangan kita ke seluruh jangkauan yang selalu ini tak bisa kita lihat dari bawah. 

pesawat yang jelas membuat kita bersyukur. 
karena ketika terang, kita bisa melihat pemandangan alam yang indah. bebukitan dan gunung yang hijau, lautan luas dan gugusan-gugusan cantik di samudera, serta gumpalan-gumpalan awan yang kelihatannya begitu lembut. bahkan, dari pesawatlah saya bisa merasa lebih dekat dengan matahari. 
dari pesawat kita bisa melihat pemandangan bumi ketika terang. dan dari pesawat juga, kita bisa melihat cahaya saat bumi gelap gulita. dari pesawat, harapan selalu terlihat; meskipun itu malam. karena lampu-lampu kota selalu terlihat seperti rumah. 

Saya selalu suka pesawat. 
Karena pesawat bisa menggapai daratan, 
karena pesawat bisa menggapai lautan 
karena pesawat bisa menggapai pegunungan
karena pesawat bisa menggapai langit dan angkasa. 

Seberapapun banyak kecelakaan pesawat terbang, karena saya yakin tak ada yang sempurna di dunia ini selain Tuhan. 
saya, selalu suka pesawat. 

dan mungkin ini mimpi selanjutnya.. 

Saya ingin naik pesawat dengan kamu, mas :D

hayu, semoga. 

:)

me4ndekati matahari

melewati daratan

melewati gunung dan pegunungan 

menggapai angkasa

melewati lautan dan samudera