Senin, 26 Januari 2015

aku atau kamu?

























bahkan bodohnya aku sudah memperjuangkanmu meskipun 
kamu tak pernah meminta



aku atau kamu yang bodoh?

Minggu, 18 Januari 2015

Rabu, 14 Januari 2015

Rabu, 07 Januari 2015

air laut

ada nyaring nyiur melambai
menghempas ke seberang, ke danau elok berduri

kita tak bisa menahan.
kita tak perlu juga masuk perlahan.

kita hanya menghempaskannya ke luar ruangan
menjatuhkannya melalui udara, angan-angan..

dua hati pernah menjadi satu
retak hancur terbelenggu
cinta memang semu
tak terasa, layu.. lalu...

pernahkah kamu sesekali ingat apa yang telah kau buat?
kamu hampir membuatku mati tergilas truk
merusak segala harap, remuk.

kemudian ketika kamu bisa tersenyum mendendam seperti sekarang,
pernahkah kamu tau bagaimana rasanya jadi aku dulu yang banyak menyimpan harapan?

aku mencintai kamu seperti belalang

aku serahkan semuanya; aku mati raga, separuh jiwa.
aku mencintaimu seperti sedang memuja, luluh lantak, meski terjaga.



aku pernah membencimu sepenuh jiwa juga
ingin menusukan pisau tepat di bagian dadamu.
jika kau mati?

aku pernah tak rela melihatmu melakukan banyak hal yang ingin aku lakukan bersamamu dulu

rasanya sakit.


jika sedikit teringat,
bukan aku masih menginginkanmu, bukan.

tapi rasa perih ini tak pernah bisa hilang.


aku berdoa.
untukmu.

untuk cintaku yang sebesar matahari.
memanasi jiwa dan raga
hingga merusak bumi

semoga kamu bahagia bersama semua anak-anakmu kelak.
mencintai mereka sepenuh hatimu.


kemudian aku tenggelam

jangan datang jangan, jika hanya ingin tersenyum.

fana,
tak bernyawa.

Minggu, 04 Januari 2015

?





terjebak dalam cinta yang tak sehat



maju atau mundur











?