Senin, 13 Januari 2014

NET5 Surga Belanja Keramik





Belanja keramik di Surga Keramik Jakarta: Pasar Ular Plumpang!

Bagi ibu-ibu, wanita, bisa juga bapak-bapak, atau terlebih bagi mereka sepasang suami istri yang baru menikah dan merajut biduk rumah tangga, mengisi perabotan rumah tangga tentu menjadi pekerjaan dan pengalaman menarik yang ditunggu-tunggu. Bagi warga Jakarta dan sekitarnya, atau .. siapapun yang sedang jalan-jalan di Ibukota, tak salah jika memilih untuk berkelana ke arah utara. 

Tepatnya di daerah plumpang, disana ada sebuah pasar yang kemudian dijuluki sebagai surga belanja keramik! 
Bernama Pasar Ular, karena toko-toko disana mengular, mungkin lebih dari seratus toko berjejer menjual berbagai perabotan keramik. Cantik-cantik tentunya juga harganya murah meriah. Mulai dari hiasan, piring, gelas, hingga perabotan keramik lainnya. Tak hanya itu, tersedia juga kios yang khusus menjual lampu-lampu hias. Harga? tentu lebih miring dibandingkan di toko-toko bermerk pastinya.

Bagi mereka yang menyukai perabotan berbahan kristal, anda juga bisa menemukannya disini!
Kristal KW, sampai Kristal Bohemia yang harganya ratusan juta rupiah. 

Jadi, siap berbelanja?


#belanja 
#belanjakeramik
#perabotan
#kristal
#bohemia
#murahmeriah
#hiasankeramik


Destinasi Surga Belanja
REPORTER : ANNISA VIKASARI
VJ  : ANASTASYA SIMANJUNTAK
LOKASI : JAKARTA
NET TV

@annisavika
@OfficialNETnews

Senin, 06 Januari 2014

NET5 Tradisi Resolusi Akhir Tahun




Edisi Akhir Tahun
REPORTER : ANNISA VIKASARI
VJ  : ANASTASYA SIMANJUNTAK
LOKASI : JAKARTA
NET TV

@annisavika
@OfficialNETnews


Minggu, 05 Januari 2014

Jalan

Kita mungkin punya perjalanan masing-masing yang harus ditempuh. Semua orang, bukan cuma kita.
Bahkan hidupku dengan dia berbeda. nasib kita berbeda. aku, kamu, dia, mereka. Bahkan belokan yang kita pilih juga berbeda. Ada seringkali kita punya mimpi yang sama tapi jalan yang kita lewati berbeda, hingga tujuan kita juga jadi berbeda.

Ada saatnya kita jadi menyatu, ada saatnya kita tenggelam. berpisah.

Ada angan-angan yang tak sampai, ada mimpi yang terlepas, ada harapan yang pupus.
Ada kamu yang berjalan ke arah disana. yang kemudian semakin lama aku tidak bisa gapai. yang semakin lama aku jadi kabur tidak bisa lihat.

kemudian ada saatnya kamu ada dibelakang. mendorongku ketika aku lemah tak mampu maju. ada saatnya kamu didepan, memeluk ketika aku lemah tak mampu berdiri. dan suatu saat kamu disamping. memberikan pundakmu dan rangkulan manis, ketika aku tidak bisa menahan air mata.

dan ada saatnya kamu hanya ada dalam impian dan angan-angan. dalam benak yang tak mampu berpikir. dan dalam kenyataan yang aku tulis-aku mau mampu memilikinya-

Tapi bukan kita kalau tidak melewatinya.
Bukan aku namanya kalau pupus setelah maju,
Bukan kamu namanya kalau mengalah dengan argumentasi orang lain.

Kita punya jalan masing-masing.
Aku menjalani peranku sekarang di dunia yang keras yang pernah aku inginkan
yang kemudian membuat aku lupa banyak; aku, waktu, kesehatan

yang kemudian membuat aku ingat banyak; kamu, kamu, bandung,

Tapi bukan aku namanya kalau lalu aku menyerah; mimpiku masih sama; aku masih ingin ke barcelona: yang aku tau bisa aku gapai dari perjalananku sekarang. (untuk bertemu kamu disana)

Ini jalan yang sempat aku ingin pilih; lalu runyam dimakan deadline: aku sekarang wartawan. aku akan sampai di Barcelona dalam waktu dekat: bukan wartawannya yang akan aku lepas setelah itu: tapi waktunya.

Jika nanti pertemuan kita masih ada: jabatan tangan semoga meredamkan rasa rindu yang sama-sama kita punya. jika kamu masih punya.

amin