Jumat, 03 Agustus 2012

Mess

Oke, mari kita mulai perbincangan ini dengan me-rewind beberapa kejadian-bukan-tapi ribuan kejadian yang telah saya alami semenjak kuliah. 

Ya, bulan depan saya nyaris menginjak tahun ke empat. Tingkat 4! :'(

Logikanya, dengan prestasi segudang (saya rasa begitu), yaitu IPK cumlaude, Mata kuliah yang tersisa tinggal dua dan hanya tersisa Job Training, Seminar, dan Skripsi, Aktif di tiga Organisasi kampus, nyaris direkrut jadi senat mahasiswa (sombong), rekanan luas, pernah dapet beasiswa, punya beberapa penggemar rahasia (GR pisanlah :p), dan terdampar di lingkungan yang cukup menyenangkan, harusnyaaaaa membuat saya sekarang merasa bangga. Harusnyaaaaaaaaa sekarang saya bahagia. Harusnyaaaaaaaaaaaaaaaaa sekarang saya santai, tenang, dan tertawa.

Tapi kenyataannya????????!!

I'M EXCEPTIONALY NOT.

Saya bukannya tidak bersyukur. Jelas saya sangat bangga dengan semua yang saya miliki sekarang. Apa yang saya dapatkan semuanya sesuai rencana. Fikom, Jurnalistik, Kartu PERS, teman-teman, semua sesuai rencana. Sangat sesuai sampai saya lupa diri. 
Ini bukan terlalu terlena, atau mungkin saja iya. Tapi kenyataannya, memang saya terlalu keasyikan menguras tenaga, menguras pikiran, sampai logika saya jadi sekeruh sekarang.

Mengejar IPK Cumlaude bukan hal yang mudah, apalagi ditambah sibuk berorganisasi. 
Saya sibuk berusaha menjadi sempurna bagi orang tua dan mungkin diri saya sendiri. Saking sibuknya, saya sampai lupa kalau harus ada yang diistirahatkan: Pikiran.

Tidur. Mungkin itu menjadi satu-satunya pilihan yang bisa saya ambil untuk mengistirahatkan pikiran. Tapi itu tidak terlalu membantu. 
Semakin hari, saya semakin keruh. Semakin tidak bisa berpikir. Semuanya STUCK. :|

Tidak ada satupun ide yang muncul. Tidak ada satupun harapan yang timbul. Bahkan, tidak ada gairah bergerak sedikitpun. 
Kadang-kadang, saya ingin lari kencang dari semua kenyataan yang sedang saya hadapi. Ingin tertidur selama-lamanya sampai apa yang membuat saya sedih terhapus dengan sendirinya. Tapi saya tidak bisa.

Kegiatan tidak pernah habis, kenyataan juga tidak membuat saya lebih bahagia. Saya hanya seperti ini sekarang: KACAU; kalau berjalan-melamun, kalau bekerja-tidak Fokus, kalau berbicara-sembarangan, kalau bergurau-tidak masuk akal, kalau tertawa-berlebihan, kalau diam-sedih, kalau sedih-tertawa sendiri, kalau bingung-menangis. Ya, sangat kacau.

Aaaaaaaaaaa saya pengen liburaaan :'(

Tidak ada komentar:

Posting Komentar