Selasa, 13 Desember 2011

radiT (inisial)

Halo Radit,
dimana ya kamu malam ini?
aku rindu sekali ingin bertemu biarpun itu sangat sulit.
Aku tau Tuhan tidak akan mengabulkan doa seperti ini, tapi kamu musti tau, doaku bukan sekedar doa biasa.
Atas nama Tuhan, aku ingin bersama denganmu merajut kehidupan, berkarya berdua bersama anak-anak dan cucu-cucu.

Malam ini dingin, apa ditempatmu melangkah juga punya hawa yang sama?
Dan kamu sedang melakukan apa? menjaga tidar, atau tersenyum menikmati wanita lain? atau sedang menghirup oksigen malam bersama angin?

Dimana langkah kaki dan apakah Tuan mau mengantarmu kesini? ke salah satu sisi ragaku. Menatapku dengan kemampuanmu mengingat, dan... (aku rasa Tuhan tau lanjutan kalimat tersebut)

Radit. dengan huruf A.
aku melihat senyummu di sebuah foto melalui dunia maya, dunia yang mendekatkan aku denganmu biarpun sebenarnya kita berdua jauh.
Aku ingin terhubung dengamu lagi, di dalam mimpi ini saat aku tertidur di dini hari. Aku ingin merasakan rasanya malam bersamamu, dengan lembah tidar, biarpun aku tau kau sedang tidak disana.

Jika kamu ingin tau mengapa aku begiu menggebu kepadamu adalah,
karena aku tidak pernah merasa bersalah dengan menyukaimu. Tidak perlu merasa salah tenggelam ke dalam samudera rongsok yang gelap.
Aku membutuhkanmu untuk membawaku kedalam danau semu merah itu yang paling bisa membuatku merasa tenteram.

Aku sudah berdoa kepada Tuhan, ingin segera dipertemukan dengan jodoh agar aku tidak salah memilih, tidak salah berlaku, dan tidak perlu takut orang ketakutan denganku lagi.
Aku ingin menjadi milikmu sepenuhnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar