Rabu, 21 Desember 2011

Emosi antagonis anak kecil

1. Saya tidak suka orang meniru saya
2. Saya tidak suka orang lain "mengkopi-paste" apa yang saya ucap untuk dijadikannya juga 'menurut saya'
3. Saya tidak suka orang lebay yang selebay-lebaynya secara sepihak merasa paling 'dekat' dengan.. (Tuhan tau lah ini siapa)
4. Saya tidak suka orang merendahkan keluarga saya, Ibu, Ayah, Bagas, Mba. biar saya suka cerita tentang mereka, lalu hak apa yang dimiliki semua orang untuk ikut-ikutan mengomentari keluarga saya tersebut? Saya memang tidak bisa mengontrol komentar orang lain, tapi orang lain harus sadar benar siapa yang dia komentari di depan siapa. Saya paling ga suka denger ini, "Ayah kamu tuh ya.. Ibu kamu tuh aneh, mba apalah, bagas apalah" SADAR ATUH HEY MANEH NGOMONG JENG SAHA!!!! *sabar*
5. Saya -ini karena saya sedang merasa berperan antagonis- tidak suka di duplikat orang lain mengenai isi kepala.
6. Saya tidak suka gaya saya dicolek orang lain, dihargai sebagai miliknya juga karena terlampau .. 

(sudahlah, Tuhan tau tulisan ini untuk siapa)

Satu, saya ingin bilang ini. Tapi saya berusaha melupakannya. Bukannya manuia harus sabar? dan karena itulah saya mencoba meluapkannnya melalui tulisan ini, setidaknya supaya saya lebih tenang. *biarpun hati saya masih panas ingat mukanya*

Ayolah Tuhan, bantu saya lagi untuk terus bersabar.
Bukankah saya hidup untuk diberi masalah, mengatasi tantangan, dan saya membutuhkan kekuatan-kekuatan itu.

Tambahan : 
7. Saya tidak suka diatur, apalagi menerima komentar orang yang "emosi dengan pendapatnya" dan menganggap itu benar, bukannya setiap orang punya cita-cita masing-masing? prioritas masing-masing? tujuan masing-masing? kesukaannya masing-masing? 
Ga usah marah-marah lah dengan cita-cita orang mau jadi apa, mau kemana, mau gimana, tiap orang punya cara hidup dan jalannya masing-masing.
Inget deh, menghormati keinginan orang lain itu penting buat hidup kita semua masing-masing! perhatian ga harus semena-mena berpendapat, manusia yang lain masih punya hati juga, bukan cuma kamu. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar