Jumat, 30 Desember 2011

Anggara

Hari ini masih 30 Desember 2011.
Enam tahun sudah perjalanan saling menunggu.
Tidak pernah ada permulaan, tapi malah bertemu dengan perpisahan.

Kita tidak pernah kenal bukan?
lalu kenapa aku malah harus merasa bersedih karena berpisah denganmu?
Berpisah secara sepihak.
Ini aku yang mau, bukan hatiku.

Mungkin sudah ini waktunya.
Tuhan mungkin juga sudah lelah.
Dia lagi-lagi terus membantu aku menambal dinding-dinding keropos yang tidak pernah aku bor.

Pertemuan kita bahkan belum pernah mulai, A.
Tapi sudahlah,
Hurufmu sekarang sudah sampai di depan mataku.
Mungkin jika suatu saat kita bertemu, kamu, atau aku yang akan lupa.

Dan aku harap itu aku yang tidak pernah ingat.
Kalau kita pernah berpisah, padahal selalu disatukan dengan harapan yang tidak pernah terisi.

Selamat jalan, ini adalah prosesku menemukan.
Aku lalu ingin tersenyum dalam tidur.

Anggra, aku tau kamu disana sedang tidak mencintai siapa-siapa, tapi sedang mengagumi seseorang.
Kalau kita bertemu, aku ingin kamu ingat satu hal,
dulu kamu pernah memberikan salam kenal itu.

~~dadah.

ini aku sedih, tapi tak menangis sedikitpun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar