Jumat, 28 Oktober 2011

hujan romantis

Hahaha. 
Mari kita mulai dengan tertawa, sedikit tersenyum dan melepas ratusan tetes air mata. 
Percaya atau tidak, dengan mata sembab dan hidung merah, saya menulis sebuah khayalan manis mengenai Hujan.

Aku tidak suka hujan, tapi lebih suka hujan daripada panas matahari.
Aku benci hujan, tapi lebih benci kalau sudah kehujanan.

Rasakan saja, hari ini begitu tidak menentu, kemarin malam lebih tidak menentu, malam ini juga.
Kemarin saja sore aku merasa kedinginan.. Dini hari tadi malah tidak bisa tidur karena merasa gerah, 
dan sekarang, aku bingung merasa apa, walaupun aku tau sebenarnya aku masih merasa kepanasan.

Kepanasan apa ya?
dengar cerita teman? atau kegerahan dengan semua kegiatan?
yang aku tau cuma satu,
bahwa tadi baru saja aku berkhayal mengenai suatu kondisi.

Mungkin malam ini tidak akan panas jadinya, kalau aku tadi ada di luar, sedang berjalan diramaikan rintikan romantisnya hujan yang meromantiskan keadaanku dengan seorang pria dengan tubuh tegap, gagah.
tidak perlu disebutkanlah siapa namanya, karena aku tidak pernah berkhayal bersama laki-laki lain (wajah samar senyum kaku).

#justforfun

Tidak ada komentar:

Posting Komentar