Kamis, 01 September 2011

ritual THR idul fitri :)

Jika kebanyakan orang melakukan apa yang dinamakan dengan pulang kampung, atau biasa disebut dengan mudik, maka tidak dengan keluarga kami. Tidak pernah ada kata 'mudik' dalam kamus keluarga kecil kami yang-sedikit romantis pada saat-saat tertentu ini. Kenapa tidak pernah? karena, pertama, Nenek dan Kakek dari ibu dan ayah keduanya berdomisili di Bandung. Biarpun sebenarnya keluarga Ibu asli Jawa dan keluarga Ayah asli Ciamis, tapi tak sekalipun kami merayakan hari idul fitri disana. Mungkin pernah kami berkunjung ke Ciamis, lalu dilanjut ke pantai, tapi itu lebih kepada merayakan liburan, bukan merayakan idul fitri, dan itu ketika saya masih kecil, hampir dilakukan enam bulan sekali setiap liburan. Pangandaran memang sudah menjadi teman kecil yang kemudian membuat saya seringkali merindukan pantai, laut, dan ombak seperti sekarang. Namun begitulah, semakin besar semakin sibuk dan semakin banyak keperluan. Kita sudah tidak biasa lagi menjalankan ritual liburan ke pantai. Selanjutnya, kedua, hampir keseleruhun keluarga yang tinggal di luar kota kembang ini, datang dan merayakan hari Id ini disini. Bandung penuuuh gitulooh. termasuk rumah saya juga penuh. huhuhu
Nah, begitulah keluarga kami tidak pernah mudik, malah lebih sering rumah kami yang jadi guess house buat para pendatang. hhm. Rumah penuh, makanan penuh dan alhamdulillah, dompet juga jadi penuh :D

Nah, yang hebat walau tidak pernah merasakan ritual mudik, keluarga besar kamai punya cara unik sendiri dalam merayakan ritual idul fitri. yaitu dengan bagi-bagi THR. yeeeaaayyy! :D
Tahun ini, pribadi saya merasa idul fitri berbeda. Bukan apa-apa, tapi karena saya tidka ikutan solat Ied. (dapet dispen). Bangun tidur jam setengah tujuh dan rumah sudah kosong. Diantara males bangun dan harus mandi, karena saya sangat mengantuk bru tidur jam 3 pagi gituloh, mangkanya akhirnya saya memaksakan mandi. Selesai mandi, dengan pakaian yang alakadar karena saya tidak beli baju lebaran, saya beranjak dikamar menyetel tivi lalu sambil duduk di kasur mengeringkan rambut, saya melihat acara solat Ied di Mesjid Istiqlal Jakarta yang ditayangkan oleh SCTV. dan langsung terbengong sendiri-apalagi ditambah masih ngantuk waktu akhirnya ngeliat konser sm*sh selesai solat id. *keluarga belum pd nyampe rumah masih ngeliling salam-salaman*-->ditinggalin. Akhirnya saya menyadari bahwa itu bukan siaran langsung. Hahaha. itu karena saya sempat mikir, "apa? emang ini orang semua ga pada solat Ied!!!???" Melihat boyband itu sembari ngantuk saya tidak bisa berkutik. hmmm *masih ngantuk banget*

Selajutnya ketika sudah pada pulang akhirnya, saya disuruh buru-buru siap-siap. Siaaap, sudah siap daritadi. Lalu saya dan keluarga dijemput sodara dari bekasi untuk meluncur ke taman makam Cikutra, disana kami menjenguk Mami dan Papi (Sebutan buat nenek kakek dari papa) dan lalu dilanjut ke tempat peristirahatan yang ditempuh dengan bermacetan, yaitu di Pasirpogor, kalo berangkat kesini dari rumah sih cuma butuh waktu 10 menit doang :| nah. disini ritual lebaran baru terasa. Setelah kenyang makan semua sayur bersantan, biasanya ada kornet khas warna dagingnya merah karena pake sendawa yang enak, tp kemaren ga ada. untung mama buat di rumah, dan itu enak bangeet bo. :D Akhirnya, mulailah bagi-bagi THR yea!

Karena papa adalah 13 bersaudara, jadi bagi-bagi duitnya juga di absen dari Anak tertua sampai anak bungsu, dari cucu anak pertama sampai cucu anak terakhir :)) dapet dari sekitar 10 keluarga, ada yang dari sepupu yang udah nikah dan kerja juga. :)
Yeah setelah acara ini beres, tidak lama kemudian kami pulang setelah senang dompet mulai jadi tebal. hahaha

Karena saya kemarin ngutruk aja bilang "ngantukkk" akhirnya pas sampe rumah saya minta ke mama tidur dulu baru ke tempat nenek dari mama tinggal, yaitu adalah dirumah tante Wuri yang jauhnya cuma 3 menit dari rumah karena itu sekomplek :|||| nah jam setengah 5sore dibangunin mama, suruh ke Mbah sekarang. Saya tanya mama, mama mandi ga? dan mama iya. akhirnya saya jadi ingin mandi juga, dan akhirnya berhasil mencapai rekor mandi 2x sehari :)). Setelah mandi, saya berangkat ke Mbah, dan sudah banyak sodara juga disana.

Nah, pertama kali dateng ya jelas sudah pasti salam dan maaf-maafan dulu. Kemudian, karena Mama itu juga sama kayak papa, 13 bersaudara, jadi rumah itu penuh dan saya, lagi-lagi masih ngantuk buanget. Tapi ngantuk ilang seketika ketika, "vika mana?" asiiikkk kebagian THR lagi dari tante-tante dan bude-bude yeesss! hahahaha. Malu sih karena udah gede, tapi ya apa daya ya. belum kerja hihihih tahun depan asik kyknya bisa bagi-bagi duit huuum :D

Nah setelah ngobrol-ngobrol lama sampai jam 7an, akhirnya saya pulang dan keluarga yang lain juga. tapi mereka ga pulang melainkan main kerumah saya dan penuh pada nyoba makanan buatan mama yang udah terkenal enak hhhmmm :) Lezaaaaat. Mau tidur ga bisa karena ribut banya orang, akhirnya ya nonton OVJ dulu. hahaha

Nah setelah mulai larut, akhirnya sodara-sodara pada pulang, Mama dan mba beres-beres sementara jahanamnya saya saya malah minta istirahat karena ngantuk beeeuuuddd. Mama baik sih, jadi kemudian saya langsung pergi tidur.

Nah, ritual Idul fitri belum beres, rencananya hari ini sodara-sodara dari Papa mau kerumah, yeaa hari ini akan penuh lagi. dan memang sudah biasa juga sih, selama sekitar seminggu setelah lebaran, pasti kita muterin satu-satu rumah sodara yang ada di Bandung buat di icip makanannnya. Makin jauh dari hari lebaran, makanan makin aneh-aneh, sampai ke semur jengkol, jengkol goreng, asin, sayur kangkung dan sambel. 
Ya atuh bosen oge mun kudu makan opor saminggueun :D

Nah, itulah ritual idul fitri keluarga kami, Selamat Idul Fitri Mohon maaf lahir batin pemirsaa, semoga kebaikan selalu bersama kita :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar