Rabu, 03 Agustus 2011

hujan

Aku memikirkanmu disaat hening,
disaat bulan dan matahari sedang tidak bersama.
Aku ingin memilikimu sendiri mungkin bersama dengan Tuhan.
Menjamahmu disaat gila
Aku ini ingin melayanimu,
dengan cara yang tidak dilakukan oranglain kepadamu


Aku sedang mencari puing-puingmu biarpun kau tidak pernah rusak.
Mencari kejelasan bayanganmu biarpun kau tak pernah disorot matahari.
Aku tau kau tak pernah begitu, karena buatku, kaulah matahari itu.

Aku tau ini konyol
Menunggumu bersinar di tengah malam, padahal kau adalah pelangi.

Aku merindukan hujan, saksi bisu pembicaraan antara kita berdua.
yang benar adalah aku merindukanmu karena hujan itu berada didalam mimpiku.
Aku merindukan awan itu, awan yang meneduhkan kita berdua.
Merindukan benteng itu, yang menyelimuti hubungan kita yang tidak pernah saling tau.

Ini aku, menunggumu tidak pernah pergi, mencoba mendengar janji yang sebenarnya tidak pernah aku dengar.

Aku ingin bertemu dengan A.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar