Minggu, 19 Juni 2011

Seperti penguntil, mencuri.

Saya ingin menulis, tidak tau menulis apa. berkali-kali, berhari-hari saya menengok ini blog, mengklik "entri baru" lalu menulis beberapa kata dan ngeblank. No idea for writing. ada beberapa draft yang kemudian tidak dilanjutkan, saya membiarkan mereka membusuk didalam sini tanpa memberikan kesempatannya untuk tersentuh orang lain.
Ini bukan masalah lagi UAS, melainkan masalah lain yang lebih rumit. nampaknya dalam beberapa bulan kedepan saya harus rela mengurangi kegiatan menulis tidak serius ini untuk masa depan kelak. 
Bulan Juni ini indah sekali, tidak ada kesibukan yang berat, kalaupun rapat yah hanya rapat-rapat tidak terlalu serius meskipun hingga larut malam.
Mungkin ini juga karena faktor keseringan senyum-senyum sendiri kali ya. Tuhan memang begitu adanya, tidak suka kalau makhluknya berlebihan senang. Jadinya saya diberikan kondisi untuk memanyunkan bibir dan cemberut di hari-hari belakangan.

Si gitar itu, sudahlah. Tidak ada harapan sama sekali, lagipula saya tidak boleh menyukai dia, ada hubungan lain diantara kami yang tidak boleh dirusak hanya karena perasaan cinta sebelah tangan ini.
apalagi si AA. yang itu saya sudah tau kalau ini sulit. Biarpun ada kemajuan pesat dari hubungan kami, misalnya, kemudian bisa saling senyum di tengah jalan, tapi ini yang dia pernah tulis distatus fbnya : ‎"...Tidaklah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita kecuali syetan akan menjadi yang ketiganya"
H.R Tirmidzi (Asy-Syaibani, Vol. III, hal. 44)" Oh, oke, saya jelas tau dia adalah tipe laki-laki yang kemudian akan menjadi suatu keberuntungan bagi wanita yang bisa mendapatkannya, argghh saya ingin bisa menjadi yang beruntung. Tapi, begini, ada pepatah bilang, bahwa "Laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik". Yah begitulah, itu cukup mematahkan harapan saya.
Selanjutnya bagaimana dengan the man who can't be moved ? yang ini malah lebih parah. Saya cuma bisa berdoa semoga dia baik-baik saja, dan mendapatkan saya yang kemudian telah menjadi wanita yang paling baik untuk mendampinginya, melayani hidupnya, dan mendidik anak-anaknya kelak. Amin.

Ya sudah cukup untuk masalah jodoh. Ini masalah lainnya mungkin.
Yang tidak bisa saya jelaskan karena ini rumit.
Saya, memang tidak diwajibkan untuk memindahkan perhatian dan fokus yang tadinya menulis, kepada hal lain. Tapi ya begini, saya harus melakukannya.
Ini bukan mengeluh, atau salah satu bagian dari sebuah keluhan.
Ini hanya sebuah cerita, meluangkan sedikit imajinasi dan waktu untuk menyulam huruf-huruf ditengah perubahan sebelum suatu saat saya benar-benar melupakan asiknya menulis. 
Agak berat, saya seperti hendak berpisah dengan pacar. Tapi bukan karena dia selingkuh, atau saya selingkuh, melainkan kami berdua saling mencintai dan harus berpisah karena kondisi memaksa kami berpisah. Parah, bahkan hingga ada ancamannya. dan jika itu terjadi, orang-orang disekeliling saya yang kemudian menjadi bayarannya. 

Tapi, Tuhan itu baik. (mark my words!).
Tuhan pasti akan mempertemukan saya lagi dengan pacar pertama saya. Dia jelas tau saya menyukai huruf-huruf yang merupakan ciptaan otak manusia, dan Tuhan sebagai pencipta otak tersebut. Saya yakin, akan ada saatnya buku itu berhasil diterbitkan. #ga nyambung.

Yeaaah semua hal harus dimulai dari niat, lalu aksi! dari aksi harus salah, supaya cepat tahu bagaimana benarnya.
Tenang saja, kesempatan itu datang tidak hanya sekali tapi berulang-ulang, karena Tuhan menghendaki kita semua untuk belajar dari kesalahan. 
Semangat ya, waktu selalu panjang untuk semua orang yang mau belajar dan berubah. :D

VIKA, KEEP ROCKIN! \m/ you're best! (menyemangati diri sendiri)






Tidak ada komentar:

Posting Komentar