Minggu, 15 Mei 2011

Tuhan dan babysitter

Hallo, ini dengan siapa?
aku ingin bicara dengan Tuhan, apa Dia ada?

Tuhan selalu ada, dimanapun, kapanpun saat kau membutuhkanNya.
kau yang dimana, ketika kau sedang berada dikondisi terbaikmu?
apa juga ada dimanapun untuk hanya sekedar berucap syukur atas kehadiranNya?

aku..
aku pokoknya ingin bicara dengan Tuhan, ada hal yang sangat penting.

Bicara sajalah, berdoa dengan posisimu yang paling menenangkan,
Tuhan bisa mendengarnya biarpun Ia jauh denganmu.

Apa Tuhan sedang memperhatikan aku sekarang? dimana Dia?
aku tidak mampu merasakan kehadiranNya.

Tuhan adalah zat paling hebat karena bisa memperhatikan satu per satu makhluk yang diciptakanNya.
Dia ada di tempat yang tidak berwujud di hatimu, itulah Tuhan, yang selalu ada dimanapun kau membutuhkanNya, selalu saat kau sedang butuh. Tapi sayang, seumur hidup tanpa sadar kau selalu membutuhkan Tuhan, tanpa berdoapun kau mendapat keuntungan dariNya,

lalu mengapakah kau mempersulit dirimu sendiri?
membiarkan dirimu terlihat pilu dengan asap-asap alkohol menemai darah-darahmu

ah, aku merasa Dia tidak pernah memperhatikanku
Dia sedang sibuk memperhatikan para sholeh dan yang ber-uang
mungkin, tidak pernah sedetikpun

pengasuh, tolong sampaikan pada Tuhan
bahwa terkadang aku tidak mengerti apa artinya sholeh dan sholehah
apa si Empunya kehidupan tidak tau, bahwa
khalifah-khalifah yang berjalan atas nama umatNya seringkali menengadahkan kepalanya,
  melalui lidah yang menjulur dan lika-liku lakunya yang semanis kopi pahit?

aku banyak melihat,
bahkan setelah aku merasa kagum,
mereka yang menutup auratnya, menggunakan jilbabnya hingga ke pinggang,
yang pintar berkata-kata dalam majelis, indah bersuara mencari-cari namaMu,
yang menjaga jarak dengan bukan muhrim,
yang seringkali mengucap "dengan menyebut nama Tuhan" sebelum melakukan aktivitasnya,
malah,
tidak menjawab sapaan,
biarpun mereka menjawab salam karena itu adalah bahasa arabMu
tidak membalas ketika disampaikan senyum
tidak menolong ketika dibutuhkan
mengacuhkan ketika bertamu
sholeh dan sholehah, bahkan,
memandang yang tidak serupa sebagai manusia yang kotor.

tolong sampaikan pesanku kepada Tuhan, agar Ia menyampikan ini kepada khalifah-khalifahNya :
mengapakah kamu tidak memuliakan makhluk yang lain hanya karena sekedar berbeda?
bukankah Tuhan yang membuatnya jadi berbeda?
bukankah, bukan karena kita yang salah, tapi kamu yang salah persepsi
karena jika Tuhan memberi keberuntungan kepadaMu terlahir sebagai Islam, itu salah.
Karena jika begitu Tuhan itu tidak adil.
karena hanya memberikan keberuntungan kepada satu kaum saja?
kita itu harus mencari bukan? dan kita dilahirkan untuk sama-sama mencari Tuhan
dan Tuhan menciptakan yang buruk dan yang baik
bukan untuk dibedakan pelayanannya.
ku tidak mengerti kenapa makhluk Tuhan yang cenderung sholeh dan sholehah
seringkali menganggap orang itu kafir
padahal bukan, dia hanya sekedar belum menemukan Tuhannya, jadi ajaklah, bukan buanglah.
tolonglah, manusiakan manusia sebagai ciptaan Tuhan.

Ya, Tuhan pasti selalu menghendaki makhlukNya agar memakhlukkan makhlukNya yang lain


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar