Selasa, 01 Februari 2011

yang manis, yang tragis!

Kemarin sore, ketika sedang mengendarai motor kesayangan saya itu, tiba-tiba saja pikiran saya melayang jauh teringat masa-masa indah sekitar 10,9,8,7 tahun lalu. Adalah mengenai memiliki gank gaul dan pergaulan gank yg gila.
Jikalau umur saya sekarang adalah 19 tahun, berarti 10 tahun yang lalu umur saya adalah bukan 5 tahun, melainkan 9 tahun itu dikarenakan 19 - 10 = 9. Masa itu aja kamu ga bisa ngitung? parah banget sih.
Lalu sudah sebesar apakah saya di umur 9 tahun itu? yaitu adalah sebesar anak kelas tiga SD. Itu berarti sudah cukup besar untuk menjadi salah satu anggota gank.
Pasti anda sekalian tidak percaya dengan kemampuan saya menjadi anggota gank? ya bukan? bukan pasti. ini dikarenakan saya tau saya itu imut-imut dan manis sehingga rasanya tidak mungkin jika saya adalah salah seorang dari anggota gank yang LOBA GAYA.
Namun apa daya, Tuhan berkata lain. entah salah saya masuk ke sekolah itu atau bagaimana, sehingga akhirnya saya dikenalkan Tuhan dengan teman-teman abnormal dan keji itu. 
Adalah SDN.RANCALOA III (sebuah sekolah yang ambruk di tahun 2001 dikarenakan terkena angin puyuh, sehingga kegiatan belajar mengajar dipindahkan ke tiga tempat yang berbeda, yakni kekelurahan, ke kantor wilayah, hingga ke gor sebuah SMK) angkatan saya (saya lupa saya ini angkatan berapa) yang paling banyak menarik perhatian pihak kawan, lawan, beserta guru dan kepala sekolah. Mengapa? pasti dipikiran anda ada pertanyaan "mengapa" dan atau pikiran "penting ya ini cerita?" ya pentinglah, lalu mengapa anda mau membaca jika buat anda ini tidak penting? penasaran kan?

begini:

Menjadi anak SD itu seharusnya adalah menjadi anak manis yang baik dan pintar, suka mengacungkan tangan kalau guru bertanya, dan atau adalah suka jajan bakso goreng yang harganya masih 100 rupiah saja. kadangkala, suka juga ikutan main karet, main ucing kup, main ucing betadin, main ucing jibeh, main kuwuk, beli cireng pake saos encer, beli orson yang entah airnya mateng atau ga, beli es teh 100 perak yang dipelastikin, dan banyak lagi.
Namun saya abnormal. sebenarnya sampai sekarang, karena itulah saya cerdas. bukankah semua orang abnormal itu cerdas? ya, ini saya contohnya. Saya abnormal karena saya mau berteman dengan orang-orang yang juga abnormal. menyebalkan? YA. Namun karena saya baik, mangkanya saya suka aja jadi orang abnormal seperti sekarang, apalagi sudah Tuhan karuniakan juga kecerdasan yang tidak dimiliki orang lain, seperti saya ini, buktinya saya sudah sering dapat ranking dari SD dulu. (menyombong)
Saya berlabuh diantara teman-teman yang gila. entah terpengaruh dari mana, namun begitulah keadaan pertemanan saya. Di kelas setingkat dua SD, kami sekelas sudah dicap sebagai kelas yang nakal seantero SD Rancaloa, betapa tidak? tiada hari tanpa tatalu dan ribut. Efek ini berlanjut terus hingga kelas 3 SD. Ibu guru saya tercinta, Ibu Ai, adalah wali kelasnya. Hanya dia yang dengan terpaksa mau menjadi wali kelas untuk kami. Bayangkan, tidak ada guru yang rela mendidik kami di kelas 3. teganya guru-guru itu.. Coba bayangkan lagi, sekecil apa kami hingga bisa membuat guru kami membanting pintu, melempar buku-buku, mendobrak papan tulis, teriak-teriak hingga menangis, kalau bukan kelakukan kami yang sok besar itu? kami memang keterlaluan.
Kalau hanya sekedar menjadi anak nakal, semua orang pasti pernah mencoba. Sekarang coba yang ini, pengalaman pribadi sekitar 8 tahun yang lalu, waktu saya kelas 4 SD.
Saya ini anak gaul abis, dan sudah gaul semenjak SD. haha. Coba bayangin lagi, dari semenjak kelas 3, saya dan teman-teman satu barisan membuat sebuah gank, yaitu adalah CWF, singkatan dari Club Woman Funky. Funky bukan? yaa lah tentu dikarenakan ada saya di dalamnya. CWF ini dibentuk oleh seorang teman yang pintar bernama Hindun, dengan tanggal berdiri yang dipaksakan yaitu 6 Juni. Kami suka berkumpul di rumah Hindun sebelum berangkat ke Sekolah, tapi mengerjakan PR masing-masing karena sewaktu SD, semua dikerjakan pribadi. dan sewaktu SD jika saya pintar, itu adalah hasil saya sendiri, jujur. CWF ini bukan hanya sekedar CWF, ini adalah gank keramat karena siapa yang ingin masuk kedalamnya haruslah dapat persetujuan dan "selevel"(saya ga bisa mengartikan yg ini sekarang) dengan kami. (seperti film-film bukan? yah, kami memang hebat). Dan CWF ini (saya sih merasa begini ya) adalah gank yang dikenal dimasanya dan ditakuti banyak orang di sekolah. Siapa yang tidak kenal dengan kami? banyak. tapi kami siapa? adalah CWF yang suka ngegencet anak baru, adik kelas, berantem dengan kakak kelas, dengan teman sebaya, dengan teman sekelas, bahkan kami pun pernah bertengkar dengan guru. keren kan? Seperti waktu itu, kita, CWF berantem di lapangan besar di kerumuni orang-orang dan saya salah satu didalamnya. woooooo asyiknya! :)
Hahaha.. bukan hanya CWF yang hebat karena sudah kenal dengan Linkin Park, Korn, Slipknot, Miroslav Klose, To Ming Se, Oliver Khan, bla bla bla, tapi itu kami sekelas yang hebat.
Bayanginlah. Sewaktu kami menjadi anak kelas 4 Sd, ada seorang murid baru namanya saya sensor, sebutlah dia Rosalinda. Rosalinda ini kasihan sekali, dia pernah kami siksa habis-habisan, mulai dari dilempar telor, di jenggutin, di suruh bersih-bersih kelas, pokoknya kami tega sekali, sampai akhirnya dia ga tahan dan pindah sekolah lagi. Watir nyak?? coba ingat-ingat deh ada berapa banyak anak baru yang pada akhirnya pindah sekolah lagi karena terlalu banyak disiksa sama kita. Ada lagi tuh, yang ini malahan sampe bapaknya dateng ke sekolah dan nampar salah satu temen kita, Rangga. 
Kami memang gaul abis. kompak, kompak sekali dalam hal brutal dan nakal. Menyenangkan sih sebenarnya kalo dipikir pernah punya pengalaman senista itu, keren! haha.
Pengalaman-pengalaman seru selama SD banyak sekali. Pernah dulu saya mengalami hal yg sangat memalukan. Ini berawal karena teman-teman saya mungkin kesal melihat celana olahraga saya yang super big size. Waktu itu saya sudah kelas 4. Namanya adalah Arizal Fauzi, seorang teman laki-laki, saya akui sekarang dia tam-pan, yang biasa dipanggil Ari. Tega sekali Ari ini, karena kenapa? karena dia memeloroti celana kebesaran 
saya itu di depan pintu kelas. Celana itu dipeloroti sampai bawah, dan saya segera menangis. Saya marah lalu mengancam akan melaporkan hal ini kepada papah saya. "awas siah bilangin sama papa saya!" sambil menangis dan menunjuk-nunjuk Ari. saya bisa bayangkan sejelek apa muka saya waktu tiu karena disaat yang sama saya juga terkena lemparan penghapus papan tulis sehingga muka dan rambut saya penuh kapur. Tapi untunglah, guru saya yang melihat segera menghukum Ari dan hendak memerosoti celana Ari di depan kelas, tapi karena suatu hal, tidak jadi. Saya ingat Ari bilang ini disuruh oleh Hendra, teman saya yang lain, dan seketemunya saya dengan Hendra, secara reflek saya pun memukul punggung Hendra sekencang-kencangnya karena marah. Itu adalah hal yang konyol bukan? ya!
Pengalaman menarik juga pernah terjadi di kelas 5. Saya dan teman-teman saya hendak menjaili guru Bahasa Inggris, kalau tidak salah namanya Pak Somadin. saya lupa kata-kata apa yang tertulis dikertas yang saya selipkan dibukunya, yang jelas tulisan itu sempat membuat kami diancam dilaporkan kepada kepala sekolah. 
Menegangkaaan!
Pengalaman konyol lagi adalah waktu saya kelas 5 SD. saya dan teman-teman pernah berperan sebagai intel dan detektif karena mengawasi teman saya yang ternyata suka mencuri di sebuah swalayan, memergokinya & melaporkan teman saya itu pada pihak swalayan. Pernah ngompol di sekolah waktu kelas 5 karena too much laughing, pernah ngompol di Griya Metro karena menertawakan orang yang mengawasi saya dan teman saya karena kita memang mencurigakan. Pernah jatuh dari sepeda karena tabrakan sama tukang becak. Pernah wawancara petani untuk mading kelas, sampai mandi disawah sama temen-temen gara-gara ngala capung kecil.
Pengalaman sinting lainnyaa terjadi sewaktu kita menjadi anak kelas 6. Asiiknya jadi anak kelas 6! bisa gencet siapa aja sesuka hati, dulu pernah kami gencet adik kelas kami cuma karena dia pake bandana. KEREN BUKAN? BUKAN, tapi itu SINTING!!! hahahaha...
Saya dan teman-teman juga pernah dapat uang sebesar Rp 100.000; dari walikota karena menjadi penari tradisional diacara pembukaan sekolah baru, menjadi Cheerleaders juga pernah!!! :) (gaul gila, anak sd udah kenal sama yang namanya cheerleaders!)

Pengalaman terkonyol terjadi di kelas 6, ini diantaranya :


1. Kami sekelas pernah dimarahin abis-abisan sama walikelas, Bu Mimin karena kami sekelas kompak tidak ikutan upacara sekolah. Alasannya waktu itu mudah saja, kami kan mau praktik Agama, jadi kami tidak perlu upacara lagi. BAH! gila, akhirnya kami kena hukuman di jejerin di depan lapangan upacara dan skotjam. Bukan cuma itu, hukuman kami ditambah karena kami harus meminta maaf ke seluruh guru, 6 x 3 = 18 ditambah guru-guru lainnya. kami berkeliling sambil menangis. "bu.. maafin kami yahh" cuuiiih!
2. Kami suka main jelangkung! sekelas tuh, bahkan pernah ada yang sampe kesurupan. Kami memulai permainan ini dikarenakan sekolah kami terkenal angker, dan entah benar atau tidak, teman-teman saya yg menjadi medium antara si "hantu gentayangan" dan kami, selalu bisa membuat kami percaya bahwa mereka benar.
3. Kebrutalan masih terjadi juga ternyata, kami sering sekali berkelahi antar sesama teman. itulah kami gank para perempuan yang cantik dan gank laki-laki sialan. hahaha. dulu pernah sampai salah satu teman kami bernama Bagus, tangannya sobek dan bercururan darah karena terkena pisau akibat bertengkar. Guru kami, Bu Mimin, sampai hendak menelepon Polisi sebagai ancaman agar kami tidak lagi nakal. Sebutlah kami gank nero, sangarnya. karena memang kami jahat, nakal, dan so gaul.
4. Ini niiih.. saya menjadi orang paling kasian di cerita yang ini. Setelah pada akhirnya kami itu
(antar SD, (Rancaloa 1,2,3) ga lagi musuh-musuhan karena kami berhasil menjadi berteman, lalu mulailah timbul benih-benih cinta anak monyet. adalah teman-teman saya sudah pada beger punya pacar, merayakan valentine, saling beli coklat, dan saya.. exceptionally not! tapi beruntunglah saya karena ternyata Tuhan memang sudah merencanakan saya memiliki satu kekasih, satu mantan, yaitu mantan pacar karena menjadi suami. 
AAAAMMMMIIIIIINNNNN.
hahahaha
wah sebenarnya banyak sekali saya punya cerita mengenai masa SD saya yang gaul dan gila.
Yang manis dan tragis, namun apadaya jikalau saya ceritakan semua maka diperlukanlah 100 page buat benar-benar mengeksplornya lebih dalam. terlalu mengasikan kehidupan saya ini, dan memang sudah sedari kecil kehidupan saya itu memang mengasikan. Kalau diingat-ingat, ternyata kami sangat keterlaluan ya, saya baru sadar, dulu sih rasa-nya itu semua keren dan gaul! :)

Tapi suka sekali memiliki teman seperti mereka, karena berteman dengan mereka membuat saya
menjadi seperti ini, seperti sekarang sesuai apa yang anda kenal. KEREN! :)) (WHAT? itu pasti anda bilang bohong)


But, By The Way.. Thanks a lot God for that.
dan maafin yaah teman-teman semua yang sudah pernah jadi bahan siksaan kita, itukan karena kami belum ngerti .. haha harap maklum! muaach! :*

Foto waktu Reunian :

Kiri-Kanan = Via, Nova, Vika, Gina

Ini waktu lagi bakar-bakar ayam syukuran kehamilan istrinya Hendra..

Kiri-Kanan : Egi, Dikwan, Ijal, Hendra, Asep, Dika, Imam, Rendy, Bima, Bagus, Dede
Atas, Kiri-Kanan : Vika, Via


Sebenernya punya sih foto-foto waktu masih SDnya.. tapi belum di scan, nanti deh menyusul! :D

4 komentar:

  1. selamat Malam mbak annisa..
    Saya mau ikutan gabung, juga mau kenalan..
    boleh tidak mbak???
    Itung-itung nambah kenalan,, soale saya baru
    belajaran, belum ada pengalaman,,
    terimakasih mbak.. mampir ya..
    q tunggu...trism..

    BalasHapus
  2. hahaha.. kerasa baru kemaren yah kita lewatin masa-masa itu vik.. :D

    BalasHapus
  3. @ Syafira al maiyra : Selamat pagi waktu sekarang mba syafira, Wah boleh, haloo salam kenal ya.. sip sip .. :)

    @ Rendy : Iya bangeeet Ren.. hehehe lucu jaman sd tuuh :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha., keren abis stories of the past yang kmu bikin vik.,tidak terasa udah lama juga kenangan seperti itu.,semua cerita ini akan mnjadi bukti kelak nanti di ceritakan ke anak2 kita..haha
      success always for his story that you made ok.

      Hapus