Rabu, 05 Januari 2011

Surat Untuk Tuhan

Rabu, 5 Januari 2011


kepada Yth,
Tuhan yang maha Pengasih lagi maha Penyayang,


izinkanlah aku berterimakasih kepadaMu atas nikmat oksigen yang masih terasa hingga detik ini,
dan untuk keberadaan Ibu dan Ayah,
untuk kesunyian malam, hembusan angin, panas matahari, dinginnya hujan, suara detik jam, dan sepatu, tas ransel, motor, dan premium bersubsidi.
dan untuk anugrah dua buah kaca lensa yang membantuku melihat dari jauh wajah lelaki ciptaanMu yang membuatku tak sanggup berkedip, dan atas hati yang Kau selipkan jauh didalam sendi-sendi himpitan tulang-belulang dalam selubungan daging yang terbungkus epidermis, subhanallah..


Untuk bulanan kemarin yang menarik itu, salahkah jika aku ucapkan lagi terimakasih karena banyak berlimpah kebaikan didalamnya? berlimpah benih-benih yang Kau tumpahkan untuk aku rawat dengan baik,
Kau ingat betapa bahagianya aku bisa membantu orang yang sakit dikampus? berkenalan dengan sosok yang tiba-tiba saja muncul didepanku dalam mimpi, bersalaman dan saling tersenyum dengan calon imam bagi seorang istri yang begitu mencintaiMu, subhanallah.. membuatku mendapatkan pengalaman pertama membantu orang dikampung dalam kegiatan bakti sosial? taukahMu bahwa aku sangat menikmati waktu-waktu itu biarpun aku tak memiliki ilmu yg baik dan tak mampu menyerap ilmunya dengan baik? yah.. aku cukup rindu hal itu, biarpun ada saatnya aku merasa bahwa aku bukanlah hal yang Kau tujukan kesana, biarpun ada saatnya nanti aku tau bahwa pengabdian itu tak harus melulu melalui memberikan obat-obat gratis, biarpun mungkin saja-(biarpun jika ada yang dinamakan pengabdian terakhir aku tak mau melakukannya) akan ada waktunya aku merasa bahwa aku tersesat berada didalamnya, tapi aku rindu.
betapa bahagianya aku ketika Kau putuskan mempertemukanku dengan orang yang sudah hampir tujuh tahun aku tunggu untuk ku temukan, Uki. apa bisa Kau rasakan bahwa aku sangat mensyukuri hal itu?
ingatkah Engkau Tuhan waktu Kau memberikanku waktu-waktu belajar yang baik di lembang dan dago? tentang pengalaman-pengalaman meliput dan mewawancarai tokoh-tokoh,
tentang membuat Ibuku bangga, dan enam bulan terakhir di tahun 2010 itu, terimakasih banyak.


inilah 2011 ku sekarang dengan serantaian tugas-tugas yang masih tergantung manis didepan jendela.
dan ini baru saja lima januari.
Jika yang seperti inilah yang dimaksudMu untuk mengabulkan doa-doaku untuk menjadi wanita yang kuat dan bertanggung jawab, aku rela sekali.
bukan-bukan, aku memohon sebenarnya agar Kau mau membuatku merasa rela.
jika inilah caraMu membuka pintu-pintu buatku untuk menemukan jalan menuju semua mimpi dan cita-citaku, aku suka biarpun sesekali merasa takut dan takut tak mampu.


kemarin-kemarin aku menulis mengenai semangat dan mimpi,
jika ini caraMu mengabulkan mimpi-mimpi itu, dan inilah caraMu menguji tingkat semangatku,
aku hanya ingin memohon, bisakah Kau tidak terus membolak-balikan hatiku?
bisakah Kau menolongku untuk memperbaiki prioritasku yang sudah tercampur?


Kau tau Tuhan, aku sedang berusaha bersyukur dan menghargai ini semua biarpun aku tak tau bagaimana caranya,
I love my dearest God, and for this year, I love Bandung too.
Kau juga tau Tuhan, coretan-coretan ini adalah rasa syukurku kepadaMu yang tak ku pungkiri bagaimana cara menyampaikannya. Tuhan, juga aku membutuhkan banyak pertolonganMu untuk tahun ini, semoga Kau tak pernah pergi.
amin.

3 komentar:

  1. Blog anda bagus,,, buatlah info sebanyak-banyaknya,, salam kenal dariku,
    http://starziiq.blogspot.com/

    BalasHapus
  2. wah, terimakasih banyak mas.. Insya Allah akan semakin aktif menulis.. salam kenal.

    BalasHapus
  3. semakin lama semakin maju ilmu pengetauan anda, sudah lama ya..kok gak kumunikasi, semoga anda sehat2 aja dan slalu tetap dlm lindungannya.Amin..

    BalasHapus