Selasa, 14 Desember 2010

manusia yang tidak pernah berubah

Dari dulu dia tidak pernah berubah.

Selalu seperti itu,
Dialah sosok paling menyeramkan selama bertahun – tahun aku mengenal banyak manusia.
Dialah sosok paling layak dijauhi ketika aku hanya bisa melihatnya sebagai ‘pengagum’ku.
Dan dia pulalah sosok yang paling aku benci, setidaknya sampai aku sadar bahwa dia tidak.
Dia adalah manusia yang hebat, setidaknya setelah aku menyadarinya hari ini.

Ketika dulu dialah yang mengagumiku bertahun dan teringat kembali ditahun keempat kemudian.

sekarang

Aku tau dia tidak pernah berubah.
Aku bahkan merasa lebih mengenalnya dibanding kesemua teman – teman terdekatnya. Tapi aku hanya bisa diam.

Dia bukan aib, setidaknya mulai hari ini setelah aku menyadarinya.
Dia adalah manusia yang paling aku takuti selama bertahun – tahun lamanya.
Dialah juga manusia yang selalu ragu ku untuk sapa.

Dialah dia dia dan dia,
yang selama ini mengambil peran antagonis diceritaku, setidaknya hingga kemarin. Atau akulah yang memaksanya berperan antagonis.

Tidak ada yang berubah darinya?
Ya
Dia tetap menjadi dirinya sendiri
Si pemberontak
Si mengerikan
Si si si si si

Si manusia yang tidak pernah berubah.

Sekarang setelah banyak kejadian dan setelah Tuhan mempersatukan kami kembali melalui jalan yang sama,
Setelah ketidakbisamengertian ku Tuhan menyatukan jalan kami yg sempat terbelah
Setelah Tuhan membuatnya seperti ini.
Aku sadar betapa Tuhan memang suka sekali dengan sapa

Dialah Tuhan yang kembali menyambungkan tali silahturahmi kami yang sempat putus untuk beberapa tahun lamanya.

Aku bertemu dengannya lagi, ditempat yang sangat sama.
Dan aku dipaksa Tuhan untuk menyapanya.
Tapi aku selalu masih merasa takut, setidaknya hingga hari kemarin.

Sekarang setelah Tuhan melalui waktu dan situasi memberikan pertemuan – pertemuan itu
Aku tau benar bahwa dia tak pernah berubah
Dan dia masih pula adalah orang yang baik
Yang hebat
Yang sangar
Yang yang yang yang baru saja aku sadari bahwa dia adalah benar – benar orang yang hebat.

Sekarang

Aku bisa tersenyum kepadanya dengan lebar
Menyapanya tanpa malu (lagi)
Memberikan arti – arti godaan buatnya yang sedang dicandu asmara.
Kali ini kamu salah kalau terpikir kesana.
Kamu bukanlah satu – satunya wanita didunia ini baginya
Bukanlah satu – satunya wanita didunianya baginya
Bukanlah satu – satunya wanita dihidupnya baginya
Kamu adalah temannya. Teman lama yang ia bilang “ketemu lagi”

Aku dan dia adalah sebuah rahasia.
Aku yakin dia juga menyimpannya baik – baik.
Aku tidak mau mengingatnya karena aku sedang berusaha merajut hubunganku dengan dia agar baik.
Kali ini sebagai teman yang baru.

Lihat
Karena kamu bukanlah wanita satu – satunya
Dan ini adalah posisi yang berbeda,
Sekali lagi kutunjukan bahwa dia tak pernah berubah
Akulah yang berubah
Akulah yang sekarang mengaguminya
Selalu mengaguminya
Mengagumi caranya bergaul dan bertanggung jawab
Akulah yang berubah
Dia tidak pernah berubah
Dia selalu begitu ketika dia mencintai wanita
Tidak pernah berubah
Dia akan benar – benar mencintai wanita pilihan-hatinya untuk dicintai dengan sepenuh hati dan secangkir kopi, sebatang rokok, dan bulan, dan angin, dan detikan jam.
Dia akan memperhatikan wanita pilihannya, menjaganya.
Menjaganya dari hati lain yang ingin juga berhasrat untuk memiliki wanitanya.
Dialah begitu
Seperti yang aku lihat baru saja, ketika ia memandangi wanita pilihannya.
Bukan aku
Dan aku terkagum dengan caranya menyukai wanita.
Aku benar – benar sadar dia tidak pernah berubah, meskipun dia hanya bergurau, dia tidak berubah.
Aku sadar sekali aku sekarang mengaguminya
Sangat mengaguminya
Bukan kagum pada kehidupan agamanya karena dialah manusia yang labil agamanya
Tentu karena dia hebat.
Dia manusia tanpa agama yang selalu berusaha kuat untuk terus mencapai cita – citanya
Dialah yang tidak pernah mau mengalah
Tidak pernah mau pasrah
Selalu ingin berjuang
Dia
Dia
Dia
Adalah manusia –
Adalah laki – laki
Dengan kehidupannya yang memiliki dua sisi.
Dia yang tidak pernah berubah
Ku ucapkan selamat bagimu wanita pilihannya.
Akulah temannya.
Dan akulah yang menjaga rahasianya baik – baik.
Dia bukanlah aib
Dia adalah sebuah cerita
Cerita masa lalu
Yang tidak pernah berubah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar