Jumat, 31 Desember 2010

2011 coming up!

harapan untuk tahun 2011 :

1. tidak ada satu waktu solatpun yang terlewat plis!
2. UAS semester 3 : nilai MAKSIMAL!!!!!!!!
3. IPK tingkat 2 NAIK!!!!!!!!!
4. tanggung jawab sama tiga organisasi : KMJ, SM, KSR. SEMANGAT!!!!
5. get a scholarship on Maret!! (bismilahirahmanirahim)
6. buy a new camera and handycam
7. take a jobtrain on June 'till August
8. get some money from article on newspaper plis (amin amin amin)
9. have a new experience for reporting on tv (amin amin amin)
10. get any idea for novel huruf G
11. have a boyfriend (khitbah)

yang harus dirubah :
1. kamar yang berantakan
2. facebook nonstop!!
3. your moody
4. your character about angry-er at home
5. feeling lazy
6. cuek (rubah!!!!!)
7. didn't need anyone for helping me on "khitbah"
8. perasaan rumit yg rese
9. semua hal yang jelek harus berubah!!!!!!!!!!!!!!!



MY BIG PRAY :

Meeting, smiling, and talking with someone that was lose on 2006, and having a good relations, hei A(i).

AMIN,
Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi niat-niatku
dan mengabulkannya.

Senin, 27 Desember 2010

Belajar Liputan

wawancara Pa Agus, salah satu anggota PSB Bandung di Braga Festival 2010



















wawancara Pa Abdul Kholiq, anggota lain PSB Bandung di Braga Festival 2010



















Foto bareng sapeda "onthel geulis"



















Wawancara anggota Kompepar (Kelompok Penggerak Pariwisata) Lembang yang sedang mempraktikan alat musik karinding













wawancara istri Wakil Gubernur Jabar, Sendy Rahmania













wawancara Wakil Gubernur Jabar, Dede Yusuf

Jumat, 24 Desember 2010

aku adalah rumah

Kau adalah hal yang indah yang tidak bisa dijauhkan tuhan dariku
Kau adalah hal yang terlalu menarik untuk dijadikan tuhan sebagai lukisan
Kau adalah hembusan angin, bunyi suara ombak, dan desikan pasir ....
Kau berjalan mengikuti alur hidupmu dari sana
Dari sana dari tempat yang dekat
Kau berjalan dari selubungan hatiku yang lubang
Kau dari hatiku
Kau, sedang berjalan menujuku. Hanya itu yang aku tau dan aku berada di tempat disini diam tak akan pergi kemana-mana hingga akhirnya bisa kau temukan
Inilah jalanmu pulang
Tuhanpun akan ku biarkan menyerah
Dia tak akan sanggup lagi menghapusmu dari benaku
Dia , Tuhan
Menyerah untuk memisahkan kita
Karena kita sudah satu
Dalam hal yang dikatakan orang mengenai cinta
Aku merasakan hal itu yang dikatakan orang sebagai cinta
Hanya padamu

Jumat, 17 Desember 2010

My HP is lost and it back to me!

Menjadi pengalaman yang sangat berharga memang kejadian menegangkan beberapa hari kemarin. Ini dimulai pada hari Senin pagi (13/12). Entah karena memang sudah badmood dari awal duluan, atau memang efek sepetan - sepetan dosen selama jam kuliah berlangsung, sehingga selama 2 jam 30 menit berapa di ruang kelas cukup membuat semangat sehari penuh habis terkuras. Ya, rasa kesal memang terus menempel setelah itu sepanjang hari hingga Maghrib. Saya benar - benar merasa sangat kacau hari itu, dengan rambut yang berantakan dan cepel, muka yang tertekuk dan jawaban - jawaban singkat dari pertanyaan orang - orang, cukup mengisyaratkan bahwa saya ingin segera berada dirumah dan tidur. tapi tidak bisa karena masih ada kelas pukul 14.00 dan ada upgrading pers Suara Mahasiswa pukul 16.00. saya masih bisa berusaha bertahan dengan mood yang sudah ada di level terbawah. cukuplah siang hari pukul 12.30 hingga pukul 13.00 saya lelap tertidur di Masjid seusai Sholat Dzuhur. Alhamdulillah, tidur yang lelap itu biarpun sebentar cukup memberikan efek yang baik, mood saya naik selevel.
Akhirnya, sampailah pada pukul 16.00 dimana kegiatan Upgrading dimulai.
saya dan teman - teman sebagai calon anggota baru datang dengan muka lesu dan malas, ditambah semangat yang terus digenjot supaya menjadi kembali semangat.
Bla bla bla..
kegiatan itu berlangsung hingga pukul 18.30, dan akhirnya pulang.
Saya selanjutnya mengantarkan teman saya, Gita ke asramanya. kebetulan hari itu dan selalu hari itu hingga hari kamis saya membawa helm dua.
Mengantarkan ke asrama Gita dan ikut solat hingga Isya selesai, saya segera berlanjut pulang untuk mengistirahatkan mood dan fisik yang sangat kacau hari ini.
dan saya pulang.

selanjutnya,
Selasa (14/12)
Inilah hari kedua kesialan berlanjut. ini juga pertama kalinya saya memakai jaket Honda yang sangat besar itu ke kampus. Saya dan adik, berangkat bersama karena saya mengendarai motor dan kami satu arah. ketika adik saya bertanya soal helm, saya ingat helm biru itu ketinggalan di asrama Gita. Adik saya pun akhirnya menggunakan opsi helm yang lain.
saya ingat pesan mama :
Helmnya di ambil hari ini loh!

--------
berangkat menuju kampus dengan tujuan kuliah dan itu pukul 6.30 hingga 8.10 dan itu adalah satu - satunya mata kuliah di hari Selasa, cukup mengesalkan, namun lumayan menyenangkan! tapi, lagi - lagi saya tidak bisa pulang kerumah lebih cepat karena ada kegiatan lagi pukul 13.30 di Fakultas Psikologi untuk menjadi OP (Objek Penelitian) mahasiswa Psikologi.
membunuh waktu dari pukul 9 hingga 2 adalah hal yang membosankan. tidak tau apa yang harus dikerjakan, sama sekali!. untunglah ada markas KSR. saya bisa ikut tidur disana biarpun sangat kosong disana. no tv, no computer, no radio, no no no. hanya ada matras emputk, dua bantal, 3 karpet dan tumpukan2 obat yang notabene diberikan kepada orang - orang yang sakit. saya berniat tidur sebenarnya.
HIngga akhirnya datanglah kang Rieza, dan Tri yang akhirnya menemani saya mengobrol di markas.
setelah Tri beranjak mencari OP anak - anak, saya dan kang Rieza cukup diam beberapa menit dan kembali mengobrol. banyak hal, mulai dari cerita mengenai sekolahnya di Pesantren Gontor, rasa kangennya dengan Gontor, keluarganya yang hidup pisah - pisah (mengejar cita - cita semua), sampai mengenai teman lamanya yang juga teman saya, Shinta. Juga mengobrol mengenai pelantikan KSR yang katanya rahasia (ancaman-red). Hingga akhirnya datanglah kang Lutfi, dan kembali saya semakin tidak bisa tidur, padahal terasa sekali ngantuknya.
barulah saya bisa tidur pada pukul 12.30 hingga pukul 13.00 (lagi) disela - sela bacaan saya pada buku Etika Pers karya Alex Sobur, dosen wali saya.
-----
waktu berlalu dan saya juga berlalu menjadi OP. kepribadian ya saya, sangat menjengkelkan harus meinterpretasikan gambar - gambar abstrak nan tak berbentuk, smapai saya harus mengarang untuk alasannya.

nah, ini dia.
saya pulang akhirnya pukul 15.00
saya berniat mengambil helm di asrama Gita. dan saya pergi kesana.
-----
setelah mendapatkan helm, saya lanjut pulang.
dan entah apa yang terjadi dan mengapa hingga akhirnya sekita di jalan Supratman Ujung dekat perempatan, saya menyadari bahwa HP saya tak ada disaku, feeling buruk HP terjatuh namun saya tidak mau kembali karena saya yakin saya hanya panik.
--
sesampai di rumah, satu persatu saya keluarkan barang - barang dari tas, mengobrak - abriknya dan saya sadar bahwa HP saya memang terjatuh, entah dimana.
Saya memutuskan untuk kembali menyusuri jalan hingga sekitar jalan R.E. Martadinata, karena HP saya di hubungi masih nyambung, masih ada harapan.
setelah berbutar, ternyata tidak ada HP terjatuh dan HP masih terhubung.
akhirnya sampai di sekitaran Cicadas, seorang diseberang telepon saya, seorang laki - laki mengangkatnya dan good. dia berniat mengembalikannya, besok pagi sebelum pukul 07.00 di tempat pelatihan di depan RSHS.
ALHAMDULILLAH..
papah dan bagas ga tau, saya takut untuk bilang. setidaknya Ibu mengerti, dan dia adalah mahluk paling pengertian di Dunia.
-----------------------

Rabu (15/12)
Inilah hari tersulit rasanya, air mata saya tumpah dikampus, dan ini adalah pertama kalinya.
"aku belum sempat berdiri karena jatuh, tapi aku sudah tertimpa tangga"
sampai di depan RSHS jam 6.00, saya dan teman saya Tata yang baik, menunggu sambil blahbloh, bertanya pada tukang surabi, polisi, tukang parkir, pemilik kios Ayam bakar (jadi ingin ayam bakar), hingga kios makanan ringan.
berputar seperti orang bodor hingga ke BaPelKes. dan akhirnya nomor HP saya ada yang mengangkat juga. Mas Adi, saya memanggilnya.
sayang sekali, setelah kami tau dimana tempatnya, dia terlanjur masuk kelas, dan HP saya LOWBATT. saya tidak tau bagaimana caranya menghubungi orang ini dan saya sedikit depresi.
Berpikir untuk standby di depan RSHS dan saya akan merealisasikannya.
sayangnya, pukul 10.00 saya sadar ketika akan berangkat, kunci motor saya hilang.
dan saya menjadi benar - benar depresi. saya menangis (memalukan) di kopma, didepan lalu lalang orang banyak dan menjadi perhatian.
tapi saya memang merasa itu adalah hari terisial. saya Hopeless dengan HP, dan skrg giliran kunci motor.

saya rasa, sekuat apapun manusia, ada sesuatu yang tidak mampu ia tahan sehingga ia memang harus meluapkannya. saya menangis hingga bermata lebam di pagi hari.
--------------------------
Bilang sama papah adalah opsi terbaik ternyata, biarpun saya diomelin habis2n malam itu, dan menjadi tersangka selama 15 menit. tapi nyatanya, saya menjadi sangat tenang.
saya hopeless, papa bilang tidak perlu lagi mengharapkan HPnya.

Kamis (16/12)
Tuhan ternyata masih sangat baik sekali pada saya. Alhamdulillah..
pada pukul 8.00 saya di kabarkan bahwa Mas Adi kembali menghubungi nomor Mamah yg selama ini digunakan saya untuk berhubungan dengan Mas Adi. dan dia memberikan waktu besok pagi, pukul 6.30 di Lobi gd.Hospital Teaching Jl.Eyckman untuk mengambil HPnya.
ALHAMDULILLAH ..

------------------
dan This is.
Jumat (17/12)
HP saya kembali!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Terimakasih sedalamnya kepada Mas Adi, atau Adim, atau siapapun dia,
terimakasih karena sudah mau Baik dan jujur,
saya dan keluarga mungkin tidak bisa membalas apapun, tapi saya yakin Tuhan pasti balas kebaikan dan kejujuran anda.
semoga sukses kuliah dan karirnya. saya doakan.

ALHAMDULILLAH.. menjadi pelajaran yang hebat karena saya sekarang menjadi berusaha lebih hati - hati.

Selasa, 14 Desember 2010















FOTO - Uki Peterpan dan saya foto bersama seusai wawancara perihal persidangan kedua kasus Nazriel Irham (Ariel peterpan)di KFC - Riau, Bandung pada Senin (29/10).

manusia yang tidak pernah berubah

Dari dulu dia tidak pernah berubah.

Selalu seperti itu,
Dialah sosok paling menyeramkan selama bertahun – tahun aku mengenal banyak manusia.
Dialah sosok paling layak dijauhi ketika aku hanya bisa melihatnya sebagai ‘pengagum’ku.
Dan dia pulalah sosok yang paling aku benci, setidaknya sampai aku sadar bahwa dia tidak.
Dia adalah manusia yang hebat, setidaknya setelah aku menyadarinya hari ini.

Ketika dulu dialah yang mengagumiku bertahun dan teringat kembali ditahun keempat kemudian.

sekarang

Aku tau dia tidak pernah berubah.
Aku bahkan merasa lebih mengenalnya dibanding kesemua teman – teman terdekatnya. Tapi aku hanya bisa diam.

Dia bukan aib, setidaknya mulai hari ini setelah aku menyadarinya.
Dia adalah manusia yang paling aku takuti selama bertahun – tahun lamanya.
Dialah juga manusia yang selalu ragu ku untuk sapa.

Dialah dia dia dan dia,
yang selama ini mengambil peran antagonis diceritaku, setidaknya hingga kemarin. Atau akulah yang memaksanya berperan antagonis.

Tidak ada yang berubah darinya?
Ya
Dia tetap menjadi dirinya sendiri
Si pemberontak
Si mengerikan
Si si si si si

Si manusia yang tidak pernah berubah.

Sekarang setelah banyak kejadian dan setelah Tuhan mempersatukan kami kembali melalui jalan yang sama,
Setelah ketidakbisamengertian ku Tuhan menyatukan jalan kami yg sempat terbelah
Setelah Tuhan membuatnya seperti ini.
Aku sadar betapa Tuhan memang suka sekali dengan sapa

Dialah Tuhan yang kembali menyambungkan tali silahturahmi kami yang sempat putus untuk beberapa tahun lamanya.

Aku bertemu dengannya lagi, ditempat yang sangat sama.
Dan aku dipaksa Tuhan untuk menyapanya.
Tapi aku selalu masih merasa takut, setidaknya hingga hari kemarin.

Sekarang setelah Tuhan melalui waktu dan situasi memberikan pertemuan – pertemuan itu
Aku tau benar bahwa dia tak pernah berubah
Dan dia masih pula adalah orang yang baik
Yang hebat
Yang sangar
Yang yang yang yang baru saja aku sadari bahwa dia adalah benar – benar orang yang hebat.

Sekarang

Aku bisa tersenyum kepadanya dengan lebar
Menyapanya tanpa malu (lagi)
Memberikan arti – arti godaan buatnya yang sedang dicandu asmara.
Kali ini kamu salah kalau terpikir kesana.
Kamu bukanlah satu – satunya wanita didunia ini baginya
Bukanlah satu – satunya wanita didunianya baginya
Bukanlah satu – satunya wanita dihidupnya baginya
Kamu adalah temannya. Teman lama yang ia bilang “ketemu lagi”

Aku dan dia adalah sebuah rahasia.
Aku yakin dia juga menyimpannya baik – baik.
Aku tidak mau mengingatnya karena aku sedang berusaha merajut hubunganku dengan dia agar baik.
Kali ini sebagai teman yang baru.

Lihat
Karena kamu bukanlah wanita satu – satunya
Dan ini adalah posisi yang berbeda,
Sekali lagi kutunjukan bahwa dia tak pernah berubah
Akulah yang berubah
Akulah yang sekarang mengaguminya
Selalu mengaguminya
Mengagumi caranya bergaul dan bertanggung jawab
Akulah yang berubah
Dia tidak pernah berubah
Dia selalu begitu ketika dia mencintai wanita
Tidak pernah berubah
Dia akan benar – benar mencintai wanita pilihan-hatinya untuk dicintai dengan sepenuh hati dan secangkir kopi, sebatang rokok, dan bulan, dan angin, dan detikan jam.
Dia akan memperhatikan wanita pilihannya, menjaganya.
Menjaganya dari hati lain yang ingin juga berhasrat untuk memiliki wanitanya.
Dialah begitu
Seperti yang aku lihat baru saja, ketika ia memandangi wanita pilihannya.
Bukan aku
Dan aku terkagum dengan caranya menyukai wanita.
Aku benar – benar sadar dia tidak pernah berubah, meskipun dia hanya bergurau, dia tidak berubah.
Aku sadar sekali aku sekarang mengaguminya
Sangat mengaguminya
Bukan kagum pada kehidupan agamanya karena dialah manusia yang labil agamanya
Tentu karena dia hebat.
Dia manusia tanpa agama yang selalu berusaha kuat untuk terus mencapai cita – citanya
Dialah yang tidak pernah mau mengalah
Tidak pernah mau pasrah
Selalu ingin berjuang
Dia
Dia
Dia
Adalah manusia –
Adalah laki – laki
Dengan kehidupannya yang memiliki dua sisi.
Dia yang tidak pernah berubah
Ku ucapkan selamat bagimu wanita pilihannya.
Akulah temannya.
Dan akulah yang menjaga rahasianya baik – baik.
Dia bukanlah aib
Dia adalah sebuah cerita
Cerita masa lalu
Yang tidak pernah berubah.